Pembinaan Kesehatan Melalui Olahraga Kesehatan Seni Pernafasan SATRIA NUSANTARA (bag3)

Oktober 30, 2007 at 7:27 am 2 komentar

lanjutan dari bagian kedua

Olahraga Kesehatan

Pesantai adalah orang yang tidak melakukan olahraga sehingga cenderung kekurangan gerak. Sebaliknya Pelaku olahraga berat melakukan olahraga lebih dari keperluannya untuk pemeliharaan kesehatan. Demikianlah maka Pelaku Olahraga Kesehatan adalah orang yang tidak kekurangan gerak tetapi bukan pula Pelaku olahraga berat. Olahraga yang dianjurkan untuk keperluan kesehatan adalah aktivitas gerak raga yang setingkat di atas gerak raga yang biasa dilakukan untuk keperluan pelaksanaan tugas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu setiap orang mempunyai dosis olahraganya masing-masing. Dalam hal Olahraga Kesehatan dilakukan secara berkelompok yang dipimpin seorang Instruktur, setiap Peserta harus berusaha mengikutinya sebaik mungkin sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Ciri Olahraga Kesehatan secara teknis-fisiolgis adalah :

-gerakannya mudah, sehingga dapat diikuti oleh orang kebanyakan pada umumnya
-sub-maksimal, bukan gerakan-gerakan maksimal atau gerakan eksplosif maksimal
-terdiri dari satuan-satuan gerak yang dapat dirangkai secara kontinu (tanpa henti)
-bebas stress (non kompetitif)
-diselenggarakan 3-5x/minggu (minimal 2x/minggu).
-dapat mencapai intensitas antara 60-80% denyut nadi maksimal (DNM) sesuai umur. DNM sesuai umur = 220 ? umur dalam tahun. Sebaiknya tiap Peserta mengetahui cara menetapkan dan menghitung denyut nadi latihan.

Sasaran Olahraga Kesehatan

– Sasaran-1: Memelihara dan meningkatkan kemampuan gerak yang masih ada (mobilisasi sendi-sendi). Misalnya orang yang terikat pada kursi roda sekalipun, harus tetap memelihara dan meningkatkan kemampuan gerak yang masih ada pada semua persendiannya, serta memelihara fleksibilitas dan kemampuan koordinasi. Kemampuan koordinasi dapat dilatih dengan misalnya mengambil, memindahkan dan menata-letak benda-benda kecil, me-nyentuh benda-benda kecil dengan ujung jari kaki, dsb.

– Sasaran-2 : Meningkatkan kemampuan otot untuk dapat meningkatkan kemampuan geraknya lebih lanjut. Latihan dilakukan dengan menggunakan beban ringan yang mudah didapat misalnya batu atau sebotol air minum kemasan, latihan ?push-ups? dengan misalnya mendorong tembok, dll.

– Sasaran-3 : Memelihara kemampuan aerobik yang telah memadai atau meningkatkannya untuk mencapai katagori sedang.

Perlu ditekankan sekali lagi bahwa Olahraga Kesehatan adalah gerak olahraga dengan takaran sedang, bukan olahraga berat ! Jadi takarannya ibarat makan : berhentilah makan menjelang kenyang; jangan tidak makan oleh karena bila tidak makan dapat menjadi sakit, sebaliknya jangan pula kelebihan makan, karena kelebihan makan akan mengundang penyakit.

Sasaran olahraga kesehatan berkaitan dengan :

– Pemeliharaan dan peningkatan mobilitas dan kemandirian
– Pencegahan dan penyembuhan penyalit non-infeksi
– Pengendalian berat badan dan pengaturan diet
– Meningkatkan semangat dan kualitas hidup

berlanjut ke bagian keempat

Entry filed under: olahraga, sehat. Tags: , , .

Pembinaan Kesehatan Melalui Olahraga Kesehatan Seni Pernafasan SATRIA NUSANTARA (bag2) Pembinaan Kesehatan Melalui Olahraga Kesehatan Seni Pernafasan SATRIA NUSANTARA (bag4)

2 Komentar Add your own

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 206,240 hits

Laman


%d blogger menyukai ini: