Masukan Bagi Penyempurnaan Draft Batang Tubuh Ilmu Pendidikan

November 30, 2007 at 10:03 pm Tinggalkan komentar

Pemberi masukan : Prof.Drs.dr.H.Y.S.Santosa Giriwijoyo, FPOK-UPI

Isi masukan :

Terima kasih yang tiada terhingga saya ucapkan atas undangan untuk menghadiri Seminar Pengembangan Teori dan Praksis Pendidikan yang dilampiri Draf Naskah Batang Tubuh Ilmu Pendidikan, serta adanya waktu yang relative panjang untuk mempelajarinya, walaupun bagi saya waktu itu tetap kurang panjang oleh karena saya dengan latar belakang dokter dan Ahli Ilmu Faal tentu sangat awam dalam Ilmu-ilmu Pendidikan.

Namun demikian ada beberapa hal yang perlu saya kemukakan berdasarkan apa yang dapat saya tangkap dari naskah Draf Batang Tubuh Ilmu Pendidikan:

1. Dari seluruh makalah dalam draf itu tiada yang mengakhirinya dengan memberi gambaran tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan Batang Tubuh Ilmu Pendidikan, sehingga sampai akhir saya membaca, sebagai orang awam dalam Dunia Pendidikan saya masih belum mempunyai gambaran tentang apa itu Batang Tubuh Ilmu Pendidikan.

2. Perlu diperjelas dan dipertegas tata-hubungan antara Pendidikan dan Pengajaran, oleh karena produk dari program-program studi Pendidikan (Prodi-dik UPI) adalah Guru Mata Pelajaran, yang wujud aktivitas dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pendidik kelak adalah mengajarkan mata pelajaran.

3. Menurut apa yang dapat saya tangkap dari berbagai makalah dalam Draf Batang Tubuh Ilmu Pendidikan, hakekat Pendidikan adalah pendewasaan dan pemandirian peserta didik (Pedagogi dan Andragogi merupakan satu continuum) sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat, yang berarti membentuk watak bangsa (Character building), sedangkan pengajaran hakekatnya adalah pembelajaran Ilmu (Sains) dan Teknologi, yang berarti mencerdaskan kehidupan bangsa.

4. Kedua hal dalam butir 3 tersebut diatas hakekatnya seperti dua sisi mata uang sehingga merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan.

5. Menurut apa yang dapat saya tangkap, pendidikan yang sifatnya membentuk watak bangsa bersifat continuum, jadi tidak bisa difragmentasi, oleh karena itu semua produk Prodi-dik UPI harus diberi pakaian seragam dengan warna dasar yang sama (dibekali dengan Batang Tubuh Ilmu Pendidikan), sehingga Peserta-didik akan selalu mendapat pola dan sasaran Pendidikan yang sama walaupun para Peserta-didik menghadapi Guru yang berbeda.

6. Ilmu dan Teknologi volume dan contentnya jelas sehingga dapat difragmentasi menjadi bagian-bagian yang akan terbagikan kepada para Guru (sesuai dengan pilihannya), yang akan menyampaikannya kepada para Peserta-didik.

7. Dari deskripsi pada butir 5 dan 6 maka jelas bahwa Guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pendidik untuk membentuk watak bangsa, harus menggunakan ?kendaraan? Mata-pelajaran yang diajarkan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu semua calon Guru harus mendapat pembekalan yang mantap dalam Ilmu Pendidikan (Batang Tubuh Ilmu Pendidikan), sehinga akan benar-benar berperilaku sebagai Guru yaitu ?digugu? dan ?ditiru?, di samping bekal Ilmu Pembelajaran yang adekuat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Demikianlah maka tugas pokok Guru yang hakekatnya adalah Pendidik, dilaksanakan melalui kegiatan pengajaran/ pembelajaran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga Guru yang hanya mengajar, hakekatnya ia bukanlah Guru, tetapi sekedar Pembimbing-belajar seperti yang ada pada perusahaan-perusahaan Bimbingan belajar untuk calon peserta SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru). Sungguh betapa tidak etisnya bila seorang Guru merangkap menjadi Pembimbing-belajar (memberi les privat) bagi muridnya sendiri dengan memungut sejumlah uang! Moga kita semua yang saat ini sudah menjadi Guru (besar maupun ?kecil?) adalah benar-benar Guru yang Pendidik.

8. Last but not least, sungguh betapa mulianya profesi Guru, Pahlawan yang memang tanpa tanda Jasa; oleh karena itu kita semua dalam melaksanakan tugas mendidik dan mengajar para calon Guru di UPI ini hendaknya juga benar-benar sebagai Guru, dan hendaknya juga selalu memompakan kebanggaan kepada mereka betapa mulia tugas mereka kelak; mereka harus bangga menjadi Mahasiswa Prodi-dik UPI !

Bandung, 11 Desember 2005.
(H.Y.S.Santosa Giriwijoyo)
FPOK-UPI.

Entry filed under: olahraga, pendidikan. Tags: , .

Pembinaan Kesehatan Melalui Olahraga Kesehatan Seni Pernafasan SATRIA NUSANTARA (bag4) HUKUM ALAM TETAP LURUS PADA JALURNYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 206,240 hits

Laman


%d blogger menyukai ini: