HUKUM ALAM TETAP LURUS PADA JALURNYA

Desember 22, 2007 at 4:14 pm 1 komentar

H.Y.S.Santosa Giriwijoyo

Hukum alam adalah hukum Allah! Betapapun tingginya Ilmu yang dapat dikembangkan manusia, tidak mungkin dapat mengubah hukum alam! Apa yang dapat dilakukan manusia hanyalah mencermati dan mencoba memahami hukum-hukum alam, dan selanjutnya hanya dengan izin Alllah maka manusia dapat memanfaatkan hukum alam untuk kenikmatan kehidupannya. Contoh: Semua benda jatuh ke bawah! Tetapi cara jatuh daun, berbeda dengan cara jatuh buah. Tiupan angin berpengaruh besar terhadap jatuhnya daun, tetapi hampir tidak berpengaruh terhadap jatuhnya buah. Burung yang bentuknya seperti buah, dikala terbang mengubah dirinya menjadi seperti daun! Demikanlah dengan menyesuaikan segala sesuatunya terhadap hukum alam, maka manusia dengan izin Allah mampu membuat pesawat terbang untuk kemudahan dan kenikmatan kehidupannya! Mengapa selalu saya sebutkan izin Allah? Karena memang demikianlah adanya! Contoh yang sangat jelas dan mudah difahami adalah perihal bernafas! Bernafas yang begitu mudah dan dapat kita lakukan sehari-hari tanpa kita pikirkan, bahkan dapat kita lakukan dalam keadaan tidak sadar seperti sewaktu kita tidur, semata-mata dapat kita lakukan hanya karena ada izinNya! Kalau izin itu dicabut? Anda tahu sendiri apa jawabannya!

Satu hukum alam yang lain adalah: Kekuatan yang lebih besar akan mengalahkan kekuatan yang lebih kecil! Pada manusia kekuatan bersumber pada otot dan otak! Kekuatan otot menghasilkan kemampuan berolah-gerak, sedangkan kekuatan otak menghasilkan kemampuan berolah-cipta! Antara otak dan otot memang terdapat hubungan yang sangat erat. Pada adu tanding ketrampilan berolah-gerak, misalnya pada adu tanding bermain bulutangkis atau tenis, maka bila kemampuan dasar, ketrampilan teknik dan kondisi-kondisi pendukung lainnya sama, kemenangan akan ditentukan oleh siapa yang lebih mampu menggunakan otaknya; di samping tentu saja juga karena izinNya! Hal terakhir harus selalu kita ingat, agar kita dijauhkan dari sifat takabur! Orang takabur akan mengatakan bahwa segala sesuatu yang menjadi keberhasilan atau perolehannya, semata-mata karena kemampuan dirinya, bukan karena ada izinNya! Tetapi cobalah renungkan, untuk bernafas saja yang begitu mudah harus ada izinNya, konon pula untuk memenangkan sesuatu pertandingan ataupun keberhasilan-keberhadilan lainnya! Akan tetapi sebaliknya, orang yang hanya menunggu izinNya tanpa berusaha atau berjuang untuk mengatasi tantangan-tantangan yang harus dihadapi demi pencapaian tujuan, adalah contoh dari orang-orang yang tidak mampu menggunakan otaknya untuk menggerakkan ototnya; tidak mampu membangkitkan kemauan untuk berjuang dan berusaha! Sedangkan dengan berjuang dan berusaha akan diperoleh peningkatan kualitas dan kuantitas izinNya! Artinya, akan diperoleh hasil dengan mutu yang lebih baik, dalam jumlah yang lebih banyak! Bagaimana pasalnya? Pasalnya ialah bahwa sesungguhnya orang yang sedang berjuang dan berusaha adalah sedang berdoa dalam perbuatan! Makin sungguh-sungguh berjuang dan berusahanya, berarti makin khusyu’ berdoa dalam perbuatannya, dan Allah akan mengabulkan orang-orang yang khusyu’ dalam berdoanya!

Demikanlah maka dengan kekuatannya masing-masing, manusia berjuang dan saling bersaing untuk mempertahankan kehidupan pada tingkat terbaiknya! Makin tinggi kekuatan (otot dan otak) yang dimiliknya, makin besar kemungkinan mendapatkan tingkat kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu pembinaan kekuatan diri adalah sangat penting, karena hal itu merupakan perjuangan untuk membuat diri kita masing-masing menjadi lebih mampu bersaing! “Dan barang siapa berjuang, maka ia berjuang untuk dirinya sendiri”, demikian firman Allah dalam surat Al-‘Ankabut ayat 6. Sebaliknya barang siapa membiarkan dirinya dalam keadaan lemah (otak maupun otot), maka sesungguhnya ia sedang menganiaya dirinya sendiri, karena “Sesungguhnya bukan Allah menganiaya manusia, tetapi manusia menganiaya dirinya sendiri”, demikian surat Yunus ayat 44.

Wahai anak-anak muda Indonesia, persiapkan dirimu dan berjuanglah untuk menghadapi masa depanmu, cermati era globalisasi yang akan menghadirkan persaingan dalam kehidupan yang semakin berat, semakin ketat dan semakin keras; tekunlah berusaha dan khusyu’ berdoa, jangan biarkan dirimu dalam keadaan lemah! Ingat : Hukum alam tetap lurus pada jalurnya!

Entry filed under: sehat, spiritualitas. Tags: , .

Masukan Bagi Penyempurnaan Draft Batang Tubuh Ilmu Pendidikan Kekuatan Otot Dan Otak: Modal Persaingan Dalam Era Globalisasi

1 Komentar Add your own

  • 1. R. Ono piro Geraldo  |  Mei 13, 2008 pukul 12:52 pm

    Assalamu’alaikum wr wb
    Tulisan bapak yg senantiasa membuat kita untuk tahu diri kita ini siapa, akan senantiasa mengantarkan diri kita pada keilmuan yg harus didudukkan pada kodrat-Nya. Walaupun saya sering baca artikel2 di bengkel ini tp baru kali ini sempat, untuk ucapkan terima kasih dan smg senantiasa menambah referensi bagi manusia Indonesiaa. Agar sadar akan kesehatan dan potensinya. oooo ternyata gerak, nutrisi, gerak-istirahat pendukung manusia mjd sehat, cerdas, ……… berprestasi. tidak kebanyakan orang kira bahwa sehat yg penting makan, ttp gerak mrpk salah satu kontribusi untuk sehat. Shg manusia Indonesia sadar bahwa klo otot kerja jg salah satu kebutuhan disamping makan, pengetahuan, dan rohani. thank pak selamat melanjutkan tugas-tugas yg akan membuat kebaikan di muka bumi ini.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 206,240 hits

Laman


%d blogger menyukai ini: